Laman

Rabu, 14 Oktober 2009

manajemen produk & harga

Dalam kaitanya dengan pendefinisian Harga (Teguh,1993:86) memberikan definisi yang lebih terinci dengan mengatakan bahwa:

Harga adalah nilai pertukaran atas manfaat produk (bagi konsumen maupun bagi produsen) yang umumnya dinyatakan dlam satuan moneter (rupiah, dollar, yen, rupee, dan sebagainya)

Menurut (Teguh,1993:93) Harga yang sudah ditetapkan, seringkali perlu disesuaikan karena perubahan terjadi pada lingkungan pemasaran. Kebijakan tersebut diantaranya, penetration pricing.

Penetrition pricing adalah kebijakan penetapan harga yang rendah untuk tujuan penguasaan pasar yang luas. Pada kondisi ini, harga rendah lebih bersifat promosional (harga menarik). Diharapkan, dlam jangka panjang dapat menutup investasi pada tahap riset dan pengembangan. Juga seringkali digunakan pada tahap perkenalan barang baru bagi pasar yang peka (elastis) terhadap harga

Promosi yang dilakukan oleh PT Transjakarta yang membawahi busway dengan menerapkan harga Rp. 0,00 pada permulaan selama satu minggu pertama beroperasi. Dan menaikan harga secara bertahap. Membuat banyak pengguna bus umum beralih ke busway milik PT Transjakarta.

Masalah :
Banyaknya pengamen, pedagang asongan pada bus membuat kurangnya nyaman. Dan penuh sesak serta kotor. Penduduk kelas menengah ke bawah, sedang, & keatas bisa menjadi penumpang. Ada beberapa sopir yang ugal-ugalan & mengantuk saat mengemudi dapat menyebabkan sering terjadi kecelakaan.
Solusi :

Halte yang menggunakan sistem electronic ticket. Menjadikan penumpang lansung membeli di loket tanpa harus menyiapkan uang untuk kernet. Dan memudahkan sopir untuk berkonsentrasi kepada calon penumpang & mengendarai bisnya

Referensi :

Budiarto, Teguh, 1993. Dasar Pemasaran, Gunadarma.,

Tidak ada komentar: