Laman

Senin, 02 April 2012

Power Supply

PSU (Power Supply Unit) merupakan sebuah bagian penting pada komputer. Perangkat ini bertugas untuk memberikan suplai tegangan yang tepat untuk semua sirkuit yang berada di dalam komputer. Processor dan memori cukup sensitif dan membutuhkan perhatian lebih untuk mendapatkan suplai tegangan yang tepat.

Apabila terdapat gangguan pada power supply (arus atau tegangan yang tidak stabil), komputer Anda dapat berperilaku Aneh dan tidak wajar. Jika telah parah, komputer Anda bahkan dapat menampilkan tampilan blue screen yang seringkali muncul. Event log mungkin akan menuliskan kejadian blue screen tersebut dikarenakan oleh kesalahan memori (memory error), dan mungkin memang benar. Namun memori error juga dapat disebabkan oleh power supply yang tidak mengalirkan arus atau tegangan yang tidak stabil pada RAM dan / atau processor (CPU).


menganggap enteng kebutuhan akan power supply yang berkualitas baik. Berikut ciri-ciri power supply yang berkualitas :

1. Harga Lumayan Mahal.

Untuk 350 Watt harga berkisar Rp. 400 ribu, 400 Watt harga berkisar Rp. 450 ribu sampai dengan Rp.500 ribu, sedangkan 500 Watt harga berkisar Rp. 600 ribu sampai dengan Rp. 850 ribuan. Untuk wattage yang lebih besar, harga dipastikan lebih mahal lagi. Harga mahal ini merupakan kompensasi dari komponen yang memang memiliki kualitas yang bagus dan lebih tahan lama.

2. Memiliki UL Number

UL number merupakan tanda produsen sebuah power supply. Dengan mengetahui identitas produsen/pabrik power supply tersebut kita dapat mengetahui apakah kualifikasi produknya telah bersertifikasi internasional.

3. Berat power supply lebih dari power supply biasa.

Secara fisik, bobot power supply yang baik lebih berat dari yang biaa saja. Hal ini disebabkan karena power supply yang bagus menggunakan bahan – bahan terpilih, misalnya kabel-kabelnya memiliki serat tembaga yang lebih tebal, kapasitor yang ada didalamnya menggunakan kapasitor yang lebih banyak jumlahnya, dan lilitan kabel pada kumparan-kumparannya pun lebih banyak. Selain itu, power supply yang bagus, biasanya menggunakan kabel berlapis yang sering disebut dengan cable sleeving.

4. Memiliki label spesifikasi voltase dan ampere yang digunakan, melekat di body power supply.

Jika kita mengukur dengan Voltmeter atau Ampere meter, spesifikasi yang ada pada label tersebut sama persis dengan yang hasil pengukuran yang tertera.
Mempunyai kemampuan lain, misalnya:
Active PFC (Power Factor Correction), yaitu rangkaian khusus yang digunakan untuk mengukur seberapa efisien komsumsi daya listrik.
Over Voltage Protection, yaitu kemampuan power supply untuk mencegah kerusakan komponen yang terhubung karena adanya lonjakan voltase listrik yang tiba-tiba.
Continuous Output, yaitu kemampuan power supply untuk memberikan daya setiap saat dibutuhkan.

Tidak ada komentar: